Definisi dan Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Definisi dan Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Teknologi
Rekayasa perangkat lunak

Definisi dan Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) - Apa itu Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak), Rekayasa Perangkat Lunak memberikan pengetahuan tentang prinsip dan teknik untuk mendesain perangkat lunak yang tepat guna, tangguh, mudah digunakan serta bermanfaat bagi kehidupan.

Definisi lain dari rekayasa Perangkat Lunak (RPL), yaitu suatu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembangan perangkat lunak dan manajemen kualitas.

Tujuan Umum Rekayasa Perangkat Lunak

Menghasilkan sebuah perangkat lunak yang berkualitas. Yang dimaksud dengan berkualitas dapat dilihat dari tiga sisi, sisi sponsor (individu atau organisasi yang telah mengeluarkan biaya dalam pembangunan perangkat lunak), sisi pemakai (siapapun yang menggunakan perangkat lunak tersebut).

Sisi maintainer / modifier (yang memelihara dan memodifikasi perangkat lunak tersebut). Tujuan lain dari RPL adalah menghasilkan perangkat lunak dengan biaya yang efisien.

Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) adalah:

  • Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah
  • Menghasilkan perangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
  • Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
  • Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah
  • Memberikan solusi bagi problem/permasalahan

gambar

Jenis-jenis Perangkat Lunak

Dilihat dari sudut pandang fungsinya, perangkat lunak dapat dikelompokkan menjadi :

1. Perangkat Lunak Sistem

Perangkat lunak sistem membantu pengguna dan perangkat keras untuk berfungsi dan berinteraksi satu sama lain. Pada dasarnya, ini adalah perangkat lunak untuk mengelola perilaku perangkat keras komputer sehingga dapat menyediakan fungsionalitas dasar yang dibutuhkan oleh pengguna.

Dengan kata sederhana, kita dapat mengatakan bahwa perangkat lunak sistem adalah perantara atau lapisan tengah antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak komputer ini mendukung platform atau lingkungan untuk perangkat lunak lain bekerja.

Inilah alasan mengapa perangkat lunak sistem sangat penting dalam mengelola seluruh sistem komputer. Saat Anda pertama kali menyalakan komputer, itu adalah perangkat lunak sistem yang diinisialisasi dan dimuat ke dalam memori sistem.

Perangkat lunak sistem berjalan di latar belakang dan tidak digunakan oleh pengguna akhir. Inilah alasan mengapa perangkat lunak sistem juga dikenal sebagai ‘perangkat lunak tingkat rendah’.

2. Perangkat Lunak Aplikasi

Perangkat Lunak Aplikasi, juga dikenal sebagai program pengguna akhir atau program produktivitas adalah perangkat lunak yang membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas-tugas seperti melakukan penelitian online, mencatat catatan, menyetel alarm, merancang grafik, membuat log akun, melakukan perhitungan, atau bahkan bermain game. Mereka berada di atas perangkat lunak sistem.

Tidak seperti perangkat lunak sistem, mereka digunakan oleh pengguna akhir dan spesifik dalam fungsi atau tugasnya dan melakukan pekerjaan yang dirancang untuk mereka lakukan. Misalnya browser adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk browsing internet atau MS PowerPoint adalah aplikasi yang digunakan khusus untuk membuat presentas

i. Perangkat Lunak Aplikasi atau sekadar aplikasi juga dapat disebut sebagai perangkat lunak non-esensial karena kebutuhannya sangat subjektif dan ketiadaannya tidak memengaruhi fungsi sistem.

Semua aplikasi yang kita lihat di ponsel kita juga merupakan contoh Perangkat Lunak Aplikasi. Ada perangkat lunak tertentu yang dibuat khusus untuk pengembangan aplikasi seperti Meteor dan Flutter. Ini adalah contoh perangkat lunak Aplikasi juga.

Itulah tadi sedikit Definisi, Tujuan dan Jenis-jeni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) laugh

Baca Juga